Apakah Aman? Standar Kualitas Air Recycle untuk Menyiram Tanaman
Pendahuluan: Ragu Pakai Air Bekas?
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam Lingkungan Lestari! Bapak/Ibu pengelola kawasan. Banyak klien saya yang bertanya dengan nada ragu. "Pak Anggi, air bekas limbah dipakai siram taman?" "Nanti tanamannya mati dong?" "Atau kalau dipakai di toilet, nanti bau dan bawa penyakit?" Keraguan itu wajar. Tapi, jika diolah dengan benar, air recycle itu 100% aman. Tentu saja, ada standar baku mutu yang wajib dipenuhi.Jangan Asal Bening!
Mata kita sering tertipu.
Air yang terlihat bening belum tentu aman untuk tanaman atau toilet.
Bisa jadi pH-nya terlalu asam.
Atau diam-diam menyimpan jutaan bakteri E.Coli.
Oleh karena itu, kita harus pakai patokan parameter laboratorium.
Lihat juga : Sistem Daur Ulang Air Limbah Domestik pada Gedung Bertingkat (High Rise)
Syarat Aman untuk Taman (Gardening)
Menyiram tanaman itu butuh "seni" perlakuan air.
Tanaman sangat sensitif terhadap bahan kimia tertentu.
Awas Kaporit (Chlorine)!
Air untuk taman TIDAK BOLEH mengandung residu klorin yang tinggi.
Klorin bisa membakar daun dan merusak akar tanaman.
Selain itu, perhatikan hal ini:
1. pH harus netral (6.5 - 8.0). Terlalu basa bikin tanah rusak.
2. TSS (Total Suspended Solids) rendah. Agar pori-pori daun tidak tertutup debu limbah.
3. Bebas logam berat. Ini mutlak.
Disinfeksi untuk taman sebaiknya menggunakan Lampu UV, bukan kaporit.Syarat Aman untuk Toilet (Flushing)
Beda taman, beda pula perlakuan untuk toilet. Untuk flushing kloset, syarat utamanya adalah Kesehatan Manusia. Air ini akan memercik ke udara saat disiram.1. Bakteri E.Coli harus NOL. Wajib didisinfeksi kuat.
2. Warna jernih dan tidak berbau. Agar tamu hotel tidak komplain.
3. Residu Klorin DIBUTUHKAN.
Ya, untuk toilet, kita sengaja menyuntikkan klorin (kaporit). Agar air di dalam tangki kloset tidak berlumut dan tetap higienis.Lihat juga : Kursus Pengolahan Air Bersih Harga: Pelatihan Water Treatment yang Terjangkau dan Berkualitas
Refleksi Spiritual: Air yang Menghidupkan
Dalam fiqih, kita mengenal air "Thahir Mutahhir". Air yang suci dan bisa mensucikan. Proses recycle adalah ikhtiar manusia. Mengembalikan fitrah air yang kotor akibat ulah kita sendiri. Agar kembali menjadi suci, jernih, dan aman. Sehingga ketika disiramkan, ia menghidupkan bumi yang gersang. Bukan membawa racun yang mematikan.Kesimpulan & Saran
Sahabat industri hijau.
Pastikan sistem recycle Anda punya "dua jalur" (Dual Distribution).
Jalur dengan UV untuk taman.
Jalur dengan Klorin untuk toilet.
Jangan dicampur aduk agar hasilnya maksimal dan aman.
Lihat juga : Kursus Pengolahan Air Limbah Industri
Ragu apakah kualitas air hasil IPAL Anda aman untuk tanaman?
Atau tanaman di lanskap Anda malah layu setelah disiram air recycle?
Kami bisa bantu audit dan pasang sistem disinfeksi yang tepat.
Klik tombol di bawah ini:
Audit Kualitas Air Recycle
Air Aman, Tanaman Nyaman! Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
