Memberi Makan yang Halal & Thoyyib: Rasio F/M (Food to Microorganism)
Pendahuluan: Bakteri Juga Butuh Diet Sehat
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam seimbang, salam sejahtera! Halo Rekan Operator WWTP. Bakteri di kolam aerasi itu seperti ternak. Mereka butuh makan untuk hidup dan bekerja. Makanannya adalah limbah organik (BOD/COD) yang masuk. Tapi ingat. Memberi makan tidak boleh sembarangan. Harus "Halal" (bisa dimakan/biodegradable). Dan harus "Thoyyib" (baik jumlah dan kualitasnya). Di sinilah kita mengenal istilah F/M Ratio.Apa Itu F/M Ratio?
Secara bahasa, ini adalah perbandingan antara:
F (Food): Jumlah makanan yang masuk (kg BOD per hari).
M (Microorganism): Jumlah pasukan bakteri yang siap makan (kg MLSS di kolam).
Jadi, F/M adalah jatah piring nasi per satu ekor bakteri.Lihat juga : Limbah Bandel Susah Mengendap? Coba Trik “Coagulant Aid” Ini
Bahaya F/M Tinggi (Kekenyangan)
Bayangkan ada pesta prasmanan besar.
Tapi tamu yang datang cuma sedikit.
Apa yang terjadi?
Bakteri kekenyangan.
Mereka jadi malas membentuk flok (Dispersed Growth).
Sisa makanan (BOD) tidak habis dimakan.
Akibatnya:
- Outlet keruh.
- BOD effluent masih tinggi.
- Oksigen (DO) cepat habis (Drop) karena bakteri ngos-ngosan makan.
Bahaya F/M Rendah (Kelaparan)
Sebaliknya. Makanan sedikit, tapi yang antre ribuan. Bakteri jadi kelaparan. Mereka akan saling memakan temannya sendiri (Endogenous Respiration). Bangkai bakteri akan hancur jadi debu halus (Pinpoint Floc). Akibatnya:- Lumpur sulit mengendap.
- Banyak partikel halus melayang di Clarifier.
- Bakteri benang (Filamen) tumbuh subur (penyebab Bulking).
Angka Ideal: "Wasathiyah" (Pertengahan)
Sebaik-baik perkara adalah pertengahannya. Untuk sistem Konvensional (Activated Sludge standar): Target F/M Ratio biasanya di angka 0.2 – 0.5. Artinya: Setiap 1 kg bakteri, diberi makan 0.2 sampai 0.5 kg BOD per hari. Jika sistem Anda Extended Aeration (Aerasi Panjang), angkanya lebih kecil (0.05 – 0.15).Cara Mengendalikan F/M
Anda tidak bisa mengatur limbah yang masuk (F). Itu urusan orang produksi. Tapi Anda BISA mengatur jumlah bakteri (M).Jika F/M terlalu TINGGI:
Kurangi pembuangan lumpur (WAS). Perbanyak bakteri di kolam.Jika F/M terlalu RENDAH:
Banyakin buang lumpur (WAS). Kurangi populasi agar jatah makan per bakteri naik kembali.Lihat juga : Menghemat Budget Kimia: Optimasi Dosis Tanpa Mengorbankan Kualitas
Refleksi Spiritual: Makanlah Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang
Filosofi F/M Ratio ini mirip adab makan Rasulullah SAW. Jangan berlebihan (Israf). Kelebihan makanan jadi penyakit (polusi). Kekurangan makanan jadi kebinasaan (bakteri mati). Tugas kita sebagai operator adalah menjaga keseimbangan itu. Memastikan makhluk kecil ciptaan Allah itu mendapatkan haknya secara adil.Kesimpulan & Saran
Rekan Operator.
Jangan cuma cek DO dan pH.
Cek juga MLSS Anda seminggu sekali.
Hitung beban BOD yang masuk.
Lalu hitung F/M Ratio-nya.
Kendalikan populasi bakteri Anda lewat katup Waste Activated Sludge (WAS).
Lihat juga : Napas Buatan untuk Pasukan Aerob: Pentingnya Dissolved Oxygen (DO)
Anda pusing dengan rumus F/M Ratio?
Bingung menghitung berapa lumpur yang harus dibuang (WAS Rate) hari ini?
Saya sudah buatkan Kalkulator Excel Kontrol Proses WWTP.
Tinggal masukkan angka lab, keluar saran operasionalnya.
Klik tombol di bawah ini untuk dapat filenya:
Bakteri Sehat, Hasil Memikat! Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
