Menghemat Budget Kimia: Optimasi Dosis Tanpa Mengorbankan Kualitas
Pendahuluan: Musuh Terbesar Dompet Perusahaan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam efisiensi, salam hemat! Halo Rekan Lab Analyst dan Operator WTP. Pernahkah Anda ditegur atasan akhir bulan? "Kenapa tagihan bahan kimia bulan ini bengkak sekali?" Padahal air baku tidak terlalu keruh. Padahal flow produksi normal-normal saja. Ternyata, masalahnya ada di "Kebiasaan". Kebiasaan main aman. "Yang penting air bening, kasih dosis lebih saja biar tenang." Pola pikir ini berbahaya. Ini adalah pemborosan yang tidak terlihat, tapi mematikan budget.Mitos: "Semakin Banyak, Semakin Bening"
Ini kesalahan fatal operator pemula.
Menambah PAC berlebihan tidak akan membuat air lebih jernih.
Justru sebaliknya.
Dosis berlebih bikin fenomena Charge Reversal.
Muatan partikel malah jadi positif semua dan saling tolak-menolak lagi.
Hasilnya? Air malah berkabut.
Flok jadi rapuh.
Dan yang paling parah: Lumpur (Sludge) jadi sangat banyak.
Biaya buang lumpur pun ikut naik.
Rugi dua kali, bukan?
Lihat juga : Dari Gelas Ukur ke Pabrik Besar: Menghitung Scaling Up Dosis
Jar Test: Kompas Penghematan Kita
Bagaimana cara tahu dosis yang "Pas"?
Bukan dengan menerawang.
Bukan dengan meniru dosis kemarin.
Tapi dengan Jar Test Rutin.
Air baku itu dinamis.
Pagi hari mungkin butuh 30 ppm.
Siang hari kena panas matahari, reaksi kimia berubah, mungkin cuma butuh 25 ppm.
Malam hari hujan, butuh 40 ppm.
Jika Anda memukul rata dosis 40 ppm seharian padahal siang cuma butuh 25 ppm.
Anda membuang 15 ppm cuma-cuma.
Matematika Penghematan (Mari Berhitung)
Mari kita hitung recehannya. Katakanlah Anda bisa hemat 5 ppm saja lewat Jar Test yang teliti. Kapasitas WTP Anda 100 m3/jam. Operasional 24 jam. Hemat = 5 gram/m3 x 100 m3/jam x 24 jam = 12.000 gram (12 Kg) per hari. Setahun? 12 Kg x 365 hari = 4.380 Kg. Hampir 4,5 Ton bahan kimia terbuang percuma setahun! Bayangkan jika uang itu jadi bonus tahunan Anda.Strategi "Dosis Bertingkat"
Jangan malas setel Stroke Pump. Buatlah tabel panduan sederhana di ruang panel. Jika Turbidity Air Baku < 10 NTU --> Dosis 10 ppm. Jika Turbidity 10 - 50 NTU --> Dosis 20 ppm. Jika Turbidity > 50 NTU --> Lakukan Jar Test ulang. Operator jadi punya pedoman. Tidak main perasaan (feeling).Lihat juga : Alat Perang Analis: Mengenal Flocculator (Jar Test Apparatus)
Refleksi Spiritual: Larangan Berbuat Mubazir
Dalam Islam, pemborosan (Tabdzir) itu sangat dibenci. "Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan." (QS. Al-Isra: 27). Menggunakan bahan kimia melebihi kebutuhan adalah bentuk ketidak-amanahan kita terhadap harta perusahaan. Tugas kita sebagai Khalifah di muka bumi (termasuk di WTP) adalah menjaga keseimbangan. Gunakan secukupnya, seperlunya, seefisien mungkin. Itu bernilai ibadah.Kesimpulan & Saran
Rekan Engineer.
Rajin-rajinlah ke Laboratorium.
Luangkan waktu 30 menit setiap pergantian shift untuk Jar Test.
Capek sedikit, tapi hati tenang.
Air bersih, budget aman, atasan senang.
Anda ingin menghitung berapa potensi penghematan (Cost Saving) di WTP Anda?
Tapi bingung cara menyusun laporan ke manajemen?
Saya punya template Excel "Cost Saving Calculator" khusus WTP.
Lihat juga : Limbah Bandel Susah Mengendap? Coba Trik “Coagulant Aid” Ini
Silakan klik tombol di bawah ini, saya kirim filenya gratis: Hemat Pangkal Kaya! Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.